Program 01

Sertifikasi & Non Sertifikasi

Program pengembangan kompetensi untuk individu maupun organisasi dalam format public training dan in-house training. Untuk program sertifikasi, IHS membantu peserta memahami unit kompetensi, menyiapkan bukti kerja, memperkuat kesiapan asesmen, dan mengikuti proses sertifikasi sesuai skema yang tersedia.

Program sertifikasi dan non sertifikasi IHS Training

Kompetensi harus bertumbuh seiring tanggung jawab.

Program dirancang agar pembelajaran tidak berhenti pada teori. Peserta diarahkan memahami perannya, memperkuat keterampilan praktis, menyiapkan bukti kerja yang relevan, dan—untuk skema sertifikasi—mengikuti proses asesmen kompetensi sesuai ketentuan yang berlaku.

Mengapa Program Ini Dibutuhkan

Tantangan pengembangan kompetensi di organisasi.

Program sertifikasi dan non sertifikasi perlu dibedakan berdasarkan tujuan, peran, dan hasil yang ingin dicapai.

Program terlalu umum

Pelatihan diberikan tanpa membedakan kebutuhan berdasarkan jabatan, tanggung jawab, dan konteks kerja peserta.

Kompetensi belum terpetakan

Kemampuan operasional, koordinatif, manajerial, dan strategis belum tersusun dalam jalur pengembangan yang jelas.

Bukti kerja belum siap

Peserta sudah berpengalaman, tetapi dokumen, hasil kerja, dan portofolio belum tertata untuk mendukung proses validasi kompetensi.

Sertifikasi hanya dianggap administratif

Padahal proses yang baik seharusnya menjadi bagian dari pengembangan kapabilitas, bukan sekadar mengejar sertifikat.

Format Program

Empat jalur layanan yang fleksibel.

Public Training

Kelas terbuka untuk individu maupun peserta lintas organisasi sesuai agenda program.

In-House Training

Program khusus satu organisasi dengan materi, kasus, dan konteks yang dapat disesuaikan.

Sertifikasi

Pembekalan dan persiapan menuju asesmen kompetensi sesuai skema/LSP yang tersedia dan dipublikasikan IHS.

Non Sertifikasi

Pelatihan peningkatan kompetensi praktis tanpa proses sertifikasi formal.

Jalur Kompetensi HR

Pilih level berdasarkan tanggung jawab profesional.

Skema aktual mengikuti program yang tersedia. IHS membantu pemetaan level berdasarkan peran, pengalaman, dan target kompetensi peserta.

Operational Foundation

HR Staff

Untuk HR Staff, HR Officer, HR Administrator, fresh graduate, atau karyawan yang baru beralih ke fungsi HR. Fokus pada akurasi pelaksanaan proses HR dan pemahaman administrasi dasar MSDM.

People & Process Excellence

HR Supervisor

Untuk supervisor, assistant manager, section head, atau koordinator fungsi HR. Fokus pada SOP, koordinasi proses, remunerasi, kebutuhan pembelajaran, dan hubungan kerja.

Strategic HR Management

HR Manager

Untuk HR Manager, Human Capital Manager, Head of HR, HRBP Manager, atau pimpinan fungsi HR. Fokus pada desain dan pengelolaan sistem HR yang lebih strategis.

Level dan unit kompetensi yang ditawarkan IHS harus mengikuti skema yang benar-benar tersedia pada batch/program terkait. Sertifikat BNSP hanya diterbitkan kepada peserta yang dinyatakan kompeten melalui proses asesmen sesuai ketentuan LSP/BNSP.
Hasil yang Diharapkan

Manfaat bagi organisasi dan peserta.

Bagi Organisasi

  • Kerangka pengembangan kompetensi yang lebih terstruktur.
  • Penempatan peserta pada program yang lebih sesuai dengan peran dan tanggung jawabnya.
  • Penguatan konsistensi proses, sistem, dan praktik kerja.
  • Dokumentasi bukti kerja dan portofolio yang lebih tertib.
  • Program dapat dirancang lintas level melalui format corporate/in-house.

Bagi Individu

  • Memahami kompetensi yang relevan dengan perannya.
  • Memperkuat kemampuan praktis melalui pembelajaran terarah.
  • Menyiapkan bukti kerja dan portofolio.
  • Meningkatkan kesiapan menghadapi pra-asesmen dan asesmen.
  • Untuk program sertifikasi, memperoleh sertifikat apabila dinyatakan kompeten sesuai mekanisme yang berlaku.
Journey

Learn → Prepare → Validate.

Alur dapat disesuaikan dengan karakter program dan ketentuan skema.

01Pemetaan Level

Menentukan jalur berdasarkan posisi, pengalaman, tanggung jawab, dan kebutuhan program.

02Pembekalan

Pendalaman materi dan unit kompetensi yang relevan.

03Bukti Kerja

Menata dokumen dan portofolio yang diperlukan.

04Pra-Asesmen

Memeriksa kelengkapan dan kesiapan peserta.

05Asesmen

Uji kompetensi oleh asesor sesuai skema yang berlaku.

06Validasi

Hasil kompetensi diproses sesuai mekanisme lembaga sertifikasi.

Output

Hasil kerja yang dapat dibangun selama program.

Pemahaman Kompetensi

Peserta memahami area kompetensi yang relevan dengan level atau fungsi kerjanya.

Portofolio & Bukti Kerja

Dokumen kerja disusun lebih terstruktur untuk mendukung pembelajaran maupun proses asesmen.

Perangkat Kerja Praktis

Output dapat berupa dokumen HR, SOP, uraian jabatan, analisis, rencana pembelajaran, atau perangkat lain sesuai materi program.

Sertifikasi Kompetensi

Untuk program BNSP, sertifikat hanya diberikan kepada peserta yang dinyatakan kompeten sesuai prosedur LSP/BNSP.

Added Value

Dirancang untuk pembelajaran yang lebih aplikatif.

Role-Aligned

Pemilihan program disesuaikan dengan peran dan ruang lingkup tanggung jawab peserta.

Learn, Prepare, Validate

Pembelajaran, penyiapan bukti, pra-asesmen, dan asesmen ditempatkan dalam satu alur yang jelas bila program membutuhkan sertifikasi.

Public & Corporate

Tersedia jalur public training maupun in-house/corporate sesuai agenda dan kebutuhan.

Practical Reinforcement

Materi difokuskan pada penguatan kemampuan yang dapat diterapkan pada pekerjaan nyata.

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan.

Apakah semua level harus diikuti berurutan?

Tidak selalu. Level dipilih berdasarkan posisi, pengalaman, tanggung jawab, target kompetensi, dan persyaratan skema yang tersedia.

Apakah perusahaan bisa mengambil program in-house?

Bisa. Program dapat dirancang untuk satu organisasi, termasuk penyesuaian peserta, konteks kasus, dan kebutuhan pengembangan internal.

Apakah peserta individu bisa ikut?

Bisa melalui public training atau batch terbuka yang sedang tersedia.

Apakah semua program menghasilkan sertifikat BNSP?

Tidak. Program non sertifikasi berfokus pada pengembangan kompetensi. Untuk program BNSP, sertifikat diterbitkan hanya bagi peserta yang dinyatakan kompeten melalui mekanisme asesmen yang berlaku.

Apakah tersedia kelas online dan offline?

Metode mengikuti program dan batch yang tersedia. Konfirmasi metode, jadwal, lokasi, dan persyaratan dilakukan melalui informasi resmi IHS Training.

Butuh public training, in-house, atau program sertifikasi?

Sampaikan posisi peserta, kebutuhan kompetensi, dan target program kepada tim IHS untuk mendapatkan jalur yang paling relevan.

Konsultasi dengan IHS →